CARA PERAWATAN (MAINTENANCE) traktor sawah QUICK G3000 Zeva

Diposting pada

Perhatikanlah keterangan-keterangan cara perawatan traktor di bawah ini:

  1. Perhatikan Buku Petunjuk Perawatan Diesel Penggerak dan ikuti petunjuk perawatan yang ada.
  2. Perhatikanlah gejala-gejala/keanehan yang timbul pada kala pengoperasian (suara berisik, “performa” yang menurun, kebocoran oli, dsb.). Segera cari penyebabnya dan lakukan perbaikan/penggantian komponen seperlunya untuk jauhi rusaknya yang lebih parah.
  3. Sebelum menjalankan traktor, periksalah minyak pelumas, bahan bakar, kekencangan baut, tegangan V-belt, dan kelengkapan lainnya untuk meyakinkan traktor sanggup beroperasi bersama baik.
  4. Gantilah minyak pelumas Gear Box traktor sehabis pemanfaatan 600 jam, pakai minyak pelumas SAE 90-140 sebanyak 5 liter.
  5. Lakukan pelumasan yang teratur pada komponen- komponen yang perlu pelumasan; seperti: Tension Handle,  Steering Linkage, Shifting Lever, dsb.
  6. Jika tersedia indikasi keausan pada bidang kontak (dog) pada Steering Gear bersama Sprocket 30T, tukarkan posisi Steering Gear kiri dan kanan dan putar Sprocket 30 T sehingga sisi kiri jadi sisi kanan. Pastikan Clutch  Spring terpasang bersama benar, pada yang kiri bersama yang kanan. Steering Gear terpasang pada Coupling Shaft di didalam Gear Box, yakni Shaft (as) no. 3 berasal dari bawah
  7. Jika berjalan indikasi kebocoran oli pada as roda, maka terlepas 4 buah baut M8 yang mengikat Seal Housing bersama Main Bearing Housing. Kemudian tarik as roda ke arah luar secara merata. As roda akan tertarik keluar bersama bersama Seal Housing, oil seal (2 buah), bearing luar, Main Collar dan   Snap Ring. Periksalah Oil Seal dan juga bearing, tukar terkecuali Oil Seal maupun bearing telah tidak baik. (Untuk mempermudah pemasangan, beri grease/gemuk secukupnya dan gunakan Oil Seal pada Seal Housing terlebih dahulu.)
  8. periksalah Oil Seal pada Input Seal Housing. Lepas Main Pulley terlebih dahulu, lantas terlepas tiga buah baut pengikat pada Input Seal Housing. Setelah itu tarik Input Seal Housing keluar berasal dari Input Shaft untuk memeriksa Oil Seal. Lakukan penggantian, terkecuali Oil Seal telah tidak baik.

Lihat Juga : Jual Ban Traktor

“TROUBLESHOOTING”
Berikut ini adalah analisa persoalan yang kemungkinan timbul kala mengoperasikan traktor, tersebut alternatif pemecahannya.

1. Traktor didalam keadaan bekerja, tiba-tiba diesel berputar bersama berat, asap diesel jadi hitam, diesel mulai akan mati (biasanya berjalan di tanah yang mempunyai variasi kedalaman yang besar).

Cara menanggulangi :  Angkat stang untuk mengurangi kedalaman luku hingga bersama diesel bekerja normal kembali dan menyesuaikan putaran diesel (atur besarnya gas).

2. Traktor macet gara-gara tidak kuat menarik luku yang masuk ke tanah terlalu dalam.

Cara menanggulangi :   Aturlah kedalaman luku bersama ulir pengatur yang tersedia. Jika hal ini tidak merampungkan masalah, tarik pen (Hitch Pin) atau baut pada batang luku untuk melepas luku, lantas lakukan traktor tanpa luku sambil stang traktor diangkat ke atas. Pasang kembali sehabis traktor berjalan normal.

3. Traktor berjalan tidak lurus sehingga operator perlu menahan stimulan stang ke samping (biasanya gara-gara tidak benar satu roda slip).

Cara menanggulangi :  Pindahkan pen (Hitch Pin) ke lubang tengah sehingga traktor sanggup berjalan normal kembali.

4. Roda traktor berputar pada tempatnya (slip). Hal ini kerap berjalan pada tanah 1/2 kering/ 1/2 basah dan tanah melekat pada roda (blocking).

Cara menanggulangi :   Bersihkan roda traktor berasal dari gumpalan tanah yang menempel. Usahakan membersihkan tanah sedini mungkin. Aliri lahan sawah bersama air secukupnya

5. Traktor mulai akan terguling / terbalik kala dijalankan.

Cara menanggulangi : Secepatnya matikan diesel untuk jauhi masuknya air ke didalam inlet udara diesel terkecuali traktor terlalu terguling / terbalik.

6. Traktor kerap belok sendiri tanpa dikopling.

Cara menanggulangi : Pastikan terhitung bahwa setelan kopling telah benar. Pastikan pegas kopling (Clutch Spring) berada didalam posisi yang benar (tidak terbalik kiri-kanan, memandang gambar hal-21). Tukarkan posisi Steering Gear kiri dan kanan terkecuali bidang kontak (dog) Sprocket dan Steering Gear aus. Pastikan Clutch Spring selalu didalam posisi yang benar.

7. V-Belt cepat putus (rusak).

Cara menanggulangi : Pastikan Pulley Utama dan Pulley Diesel pada posisi lurus sehingga V-Belt terhitung terpasang lurus. Aturlah kekencangan V-Belt bersama cara membebani tegak lurus di pertengahan panjang V-Belt seberat 2 kg lantas aturlah Tension Rod Adjustment sehingga defleksi VBelt sebesar ± 1½ cm. Kontrol kekencangan (tegangan) V-Belt sehabis pemanfaatan 24 jam pertama dan aturlah terkecuali berjalan perubahan.

8. Roda traktor terperosok kedalam lubang / sumur sawah.

Cara menanggulangi : Ambil seutas tali, lalu ikatkan tidak benar satu ujung tali pada bagian tengah sepatu roda dan ujung yang lain diikatkan pada batang pohon atau tonggak yang kokoh, sehabis itu lakukan traktor. Saat traktor dilakukan tali yang terikat pada sepatu roda akan menggulung pada roda dan lantas akan menarik traktor keluar berasal dari lubang / sumur sawah tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *